Berita Pilihan

Kepada Jemaat Gereja, Wali Kota Malang Minta Tak Percaya Berita Hoaks

Pinterest LinkedIn Tumblr

Malang – Wali Kota Malang Sutiaji berpesan kepada Umat Nasrani yang tengah menggelar perayaan Hari Raya Natal agar tidak mudah percaya pada kabar hoaks dan ujaran kebencian yang ditujukan pada sesama umat beragama. Saling hormat dan menghormati harus selalu dijaga agar masyarakat dapat hidup rukun dan jauh dari perpecahan.

Jangan mudah terpengaruh pada berita- berita hoaks atau ujaran kebencian yang muaranya hanya untuk memecah belah persaudaraan,” kata Sutiaji kepada jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan Tulangbawang Kota Malang, Senin (24/12) malam.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang menggelar serangkaian kunjungan ke sejumlah gereja guna memastikan kesiapan pengamanan jelang perayaan Hari Raya Natal, Senin tengah malam. Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wali Kota dan Wakilnya berkunjung dan menyapa para jemaat Gereja Tulangbawang.

Sutiaji menegaskan, jaminan menjalankan ibadah dengan rasa aman akan selalu diwujudkan bagi seluruh umat beragama di Kota Malang. Pemerintah Kota Malang dan Forkopinda akan mengawal terwujudnya situasi kondusif bersama masyarakat.

Seluruh umat beragama memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadahnya dengan aman, nyaman dan tenang,” tegas Sutiaji.

Sutiaji juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Kota Malang yang bersama-sama berperan menjaga kerukunan antar umat beragama.

Wali Kota Malang Sutiaji bersama Forkopimda Kota Malang meninjau persiapan pelaksanaan Hari Raya Natal di Gereja

Sutiaji menyampaikan komitmen untuk mengawal penyelenggaraan ibadah Natal yang penuh kedamaian. Sutiaji juga menegaskan komitmennya untuk menghapus segala bentuk perbedaan di antara umat beragama.Wali Kota Sutiaji berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Malang tanpa diskriminasi. Tujuannya agar visi Kota Malang menjadi kota yang bermartabat dapat terwujud di segala lini kehidupan.

Saya berharap pada umat Kristiani agar mau melaporkan langsung kepada saya, jika mengalami tindak diskriminasi dalam mendapatkan berbagai pelayanan di Kota Malang,” tegasnya.

Tindakan tegas akan dilakukan jika ditemukan tindakan diskriminasi dan mengalami ketidaknyamanan dalam menjalankan ibadah.

Serangkaian kunjungan dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang beserta Forkopinda. Kunjungan diawali ke Gereja Katedral Ijen, dilanjutkan ke Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bromo, Gereja Paroki ‘Hati Kudus Yesus’ Kayutangan dan Gereja Katolik Paroki Santa Albertus De Trapani Blimbing, serta Gereja Kristen Jawi Wetan Jamaat Tulangbawang.

Sebelumnya, Sutiaji juga hadir dalam perayaan Natal Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN) se-Malang Raya di Aula Skodam Brawijaya Malang. Di tempat tersebut, Sutiaji kembali menyampaikan komitmennya untuk menjaga Perayaan Natal berlangsung aman dan damai.

Sesama saudara yang memiliki satu jiwa, kita wajib saling menghormati dan memberikan toleransi tinggi atas upaya saudara-saudara kita dalam menjalankan ibadah malam Natal ini. Saya hadir di sini bersama istri saya merupakan wujud nyata dukungan dan upaya saling menghormati antar umat beragama” ujarnya.

Sutiaji berharap, kebersamaan dan kondusifitas Kota Malang yang sudah terjaga dengan baik ini dapat terus kita pertahankan. Jangan biarkan hal-hal negatif yang berusaha masuk dan mempengaruhi kedamaian di Kota Malang.

Nugroho selaku Ketua Dewan Paroki Pastoral Katedral menyatakan, dibandingkan tahun sebelumnya, peningkatan keamanan pada perayaan Natal di tahun ini lebih baik.

Segalanya yang berhubungan dengan keamanan dan kenyamanan jamaat telah dipersiapkan dengan baik. Kami sudah merasa dijaga 24 jam oleh pihak kepolisian, di samping itu perhatian dari Pemerintah Kota sudah luar biasa,” tutur Nugroho.

 

 

Penulis: Darmadi Sasongko
Reporter: Darmadi Sasongko