Berita Pilihan

Citilink dan Garuda Indonesia Menambah Penerbangan dari Solo pada Natal & Tahun Baru 2019

Pinterest LinkedIn Tumblr

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, sejumlah maskapai bakal menambah jadwal penerbangan atau extra flight dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Maskapai pelat merah Garuda Indonesia dan Citilink sudah memastikan untuk mengajukan extra flight.

Pejabat Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Danardewi mengatakan Citilink akan menambah penerbangan dengan rute Jakarta, melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng.

Natal & Tahun Baru, Citilink dan Garuda Indonesia Tambah Penerbangan dari Solo

“Citilink akan ada beberapa extra flight, menggunakan pesawat Airbush 320, kapasitas seat 180 pax,” ujar Danardewi, Selasa (11/12).

Danar menjelaskan, extra flight Citilink akan dimulai tanggal 20 Desember hingga 6 Januari 2019. Yakni dengan pesawat QG 9760 relasi Cengkareng – Solo pukul 19.15 WIB dan QG 9761 relasi Solo – Cengkareng pukul 21.25 WIB. Kemudian pada tanggal 18, 20 Desember dan tanggal 3, 4 Januari dengan pesawat QG 9762 relasi Cengkareng – Solo pukul 11.35 WIB dan QG 9763 relasi sebaliknya pukul 13.35 WIB.

Sementara itu, Sales and Marketing Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Boedi Priantoro mengemukakan, untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang domestik, pihaknya hanya akan memaksimalkan jadwal penerbangan reguler.

“Untuk domestik flight-nya kita tidak ada ekstra atau membesarkan (kapasitas) pesawat. Kita mengoptimalkan flight yang ada, sehari 5 kali penerbangan dari Solo dan Jakarta. Jadi PP (pulang pergi) ada 10 kali penerbangan sehari,” ujar Boedi saat dihubungi merdeka.com.

Menurut Boedi, peningkatan penumpang baru akan terjadi beberapa hari menjelang hari raya. Namun dengan pesawat dan jadwal penerbangan yang ada saat ini, ia yakin seluruh penumpang bisa terangkut.

“Karakteristik pasar di Solo itu biasanya, 4 hari menjelang keberangkatan baru terlihat. Kita ambil contoh, tanggal 22 Desember, dari Jakarta – Solo sudah 80 persen. Jadi ada kecenderungan pada flight tanggal itu, akan ada kenaikan yang tinggi. Kalau yang dari Solo ke Jakarta masih sekitar 40 persen, tapi tidak menjamin kalau flight itu tidak penuh, nanti baru ketahuan tanggal 17 apa 18,” jelasnya.

Menurut Boedi, karakter perayaan Natal dan Tahun Baru di Solo tidak seperti perayaan Idul Fitri yang melibatkan banyak masyarakat yang melakukan perjalanan udara. Sehingga kenaikan jumlah penumpangnya sangat tinggi.

Penambahan jadwal penerbangan, lanjut Boedi, justru dilakukan untuk penerbangan internasional. Yakni relasi Solo – Jeddah, Arab Saudi. Extra flight untuk rute tersebut akan dilakukan pada tanggal 19 dan 23 Desember.

“Pada akhir tahun memang sangat tinggi sekali permintaan untuk perjalanan umroh. Untuk tanggal itu dari Solo ke Jeddah sudah terisi 95 sampai 100 persen,” pungkas Boedi. [idr]

 

Penulis : Arie Sunaryo