Business

Bisnis Hardware Google Diprediksi Punya Masa Depan Cerah

Bisnis hardware Google diprediksi punya masa depan cerah. (Foto: Arnd WIegmann/Reuters)

Google memang menjulang lewat mesin pencari dan bisnis iklannya. Tapi kesuksesan di lini smartphone, lewat Google Pixel, bikin Google menjadi salah satu pemain bisnis hardware yang kini patut diperhitungkan.

Selain smartphone, Google di antaranya juga sudah merambah ke hardware lain seperti speaker pintar Home, perangkat streaming Chromecast, dan perangkat rumah pintar Nest. Kecenderungan itu diperkirakan semakin menguntungkan dan menguatkan posisi Google.

Analis RBC Mark Mahaney mengatakan dalam laporannya bahwa Google punya masa depan cerah berkat popularitas dan ulasan dari produk hardware-nya. Itu akan mendorong pendapatan dan keuntungan perusahaan yang bermarkas di Mountain View, California, AS tersebut.

RBC memperkirakan bahwa divisi hardware Google akan memperoleh pendapatan sebesar USD 8,8 miliar (Rp 128 miliar) serta keuntungan sebesar USD 3 miliar (Rp 43 triliun) saat tahun 2018 ini berakhir.


Sedangkan pada tahun 2021 mendatang, angka pendapatan Google diprediksi “meledak” sampai ke titik USD 19,6 miliar (Rp 285 triliun) dan keuntungan sebesar USD 6,1 miliar (Rp 88 triliun).

Mahaney menyebut bahwa jumlah itu sejatinya memang kecil jika dibandingkan dengan porsi pendapatan Google dari iklan. Faktanya, iklan memang masih menjadi andalan pendapatan bagi Alphabet, perusahaan induk Google. Pada kuartal ketiga tahun 2018, porsi pendapatan mereka dari iklan mencapai 85,8%. Tapi Mahaney menegaskan divisi hardware Google telah menjadi bagian yang fundamental.

Hardware tetap menjadi bagian yang kecil, tapi penting bagi Google melihat potensinya sebagai jalan pertumbuhan kunci dan nilai strategis bagi perusahaan,” ujar Mahaney, seperti dikutip detikINET dari CNBC.

 

 

Penulis: Virgina Maulita Putri – detikInet

Comments
To Top